PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Psikologi pendidikan ialah cara memahami pengajaran dan pelajaran di lingkungan pendidikan.
Pengajaran ialah proses yang sebelumnya direncanakan dan diarahkan untuk mencapai tujuan agar belajar lebih mudah, efektif, dan efisien.
Pembelajaran ialah interaksi peserta didik dengan pengajar dan sumber belajar pada lingkungan belajar.
Adapun tokoh-tokoh yang memberikan pengertian dari psikologi pendidikan itu yakni:
1. WILLIAM JAMES
Ia merupakan bapak psikologi dari Amerika dan juga pendiri laboratorium pertama di Inggris. William James merekomendasikan dua hal yaitu mengajar pada titik sedikit lebih tinggi diatas tingkat pengetahuan dan pemahaman anak serta penting sekali proses belajar dan mengajar di kelas
2. JOHN DEWEY
Ia merupakan tokoh pejuang kesetaraan. Ia membangun laboratorium psikologi pendidikan pertama di Amerika Serikat (University Chicago,1894). Ia berpendapat bahwa psikologi pendidikan merupakan motor penggerak aplikasi psikologi dibidang praktis. Ia berpandangan bahwa :
a. Anak-anak belajar aktif
b. Semua anak berhak mendapatkan pendidikan
c. Pendidikan fokus pada anak secara keseluruhan dan memperkuat kemampuan adaptasi anak dengan lingkungan
3. EDWARD LEE THORNDIKE
Ia merupakan tokoh dari teori belajar. Ia berpandangan bahwa:
a. Memberi perhatian pada penilaian dan pengukuran serta perbaikan dasar belajar secara ilmiah
b. Ahli dalam studi belajar dan mengajar
c. Gagasan: psikologi pendidikan harus memiliki basis ilmiah dan fokus pada pengukuran
4. BURRHUS FREDERIC SKINNER
Ia merupakan pencetus pendekatan behavioral. Menurutnya operan conditioning merupakan konsekuensi perilaku yang akan menyebabkan perubahan dalam probabilitas perilaku itu akan terjadi. Sedangkan konsekuensi (reinforcement punishment) itu sendiri bersifat sementara pada perilaku organisme.
Adapun cara mengajar yang efektif antara lain:
a. Pengetahuan dan keahlian profesional
- penguasaan materi pelajaran: mengenai tanggung jawab moral
- strategii pengajaran: pengajar harus tau karakter anak didiknya
- pemahaman kontruktivisme: anak aktif membangun dan menyusun pengetahuannya, sedangkan pengajar memberi informasi dan mendorong anak didiknya untuk eksplorasi dan berpikir kritis
- penetapan tujuan dan keahlian perencanaan intruksional
- keahlian memanage kelas: mampu mengatur kelas dalam kondisi apapun
- keahlian motivasional: mengubah pola pikir anak didik menjadi ingin tahu
- keahlian komunikasi yang baik dengan peserta didik
- kerjasama efektif dengan murid dengan latar belakang yang berbeda dari latar belakang kultural
- keahlian teknologi
APA YA PERBEDAAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DENGAN PSIKOLOGI SEKOLAH??
Psikologi Pendidikan ialah konten psikologi belajar, pengukuran, dan tes prestasi. Umumnya ada diboerguruan tingga, balitbang, dan diklat
Psikologi sekolah lebih konsen pada kegiatan mendiagnostik permasalahan di lingkungan sekolah. Psikologi pendidikan memiliki 3 tingkatan yaitu:
a. Psikodiagnostik
b. Klinis dan konseling
c. Industri dan organisasi
Sistem pendidikan berbaris e-learning. Pergeseran sistem pendidikan yang berbasis tradisional (tatap muka) menjadi tidak dibatasi oleh ruang dan waktu
Psikologi pendidikan ialah cara memahami pengajaran dan pelajaran di lingkungan pendidikan.
Pengajaran ialah proses yang sebelumnya direncanakan dan diarahkan untuk mencapai tujuan agar belajar lebih mudah, efektif, dan efisien.
Pembelajaran ialah interaksi peserta didik dengan pengajar dan sumber belajar pada lingkungan belajar.
Adapun tokoh-tokoh yang memberikan pengertian dari psikologi pendidikan itu yakni:
1. WILLIAM JAMES
Ia merupakan bapak psikologi dari Amerika dan juga pendiri laboratorium pertama di Inggris. William James merekomendasikan dua hal yaitu mengajar pada titik sedikit lebih tinggi diatas tingkat pengetahuan dan pemahaman anak serta penting sekali proses belajar dan mengajar di kelas
2. JOHN DEWEY
Ia merupakan tokoh pejuang kesetaraan. Ia membangun laboratorium psikologi pendidikan pertama di Amerika Serikat (University Chicago,1894). Ia berpendapat bahwa psikologi pendidikan merupakan motor penggerak aplikasi psikologi dibidang praktis. Ia berpandangan bahwa :
a. Anak-anak belajar aktif
b. Semua anak berhak mendapatkan pendidikan
c. Pendidikan fokus pada anak secara keseluruhan dan memperkuat kemampuan adaptasi anak dengan lingkungan
3. EDWARD LEE THORNDIKE
Ia merupakan tokoh dari teori belajar. Ia berpandangan bahwa:
a. Memberi perhatian pada penilaian dan pengukuran serta perbaikan dasar belajar secara ilmiah
b. Ahli dalam studi belajar dan mengajar
c. Gagasan: psikologi pendidikan harus memiliki basis ilmiah dan fokus pada pengukuran
4. BURRHUS FREDERIC SKINNER
Ia merupakan pencetus pendekatan behavioral. Menurutnya operan conditioning merupakan konsekuensi perilaku yang akan menyebabkan perubahan dalam probabilitas perilaku itu akan terjadi. Sedangkan konsekuensi (reinforcement punishment) itu sendiri bersifat sementara pada perilaku organisme.
Adapun cara mengajar yang efektif antara lain:
a. Pengetahuan dan keahlian profesional
- penguasaan materi pelajaran: mengenai tanggung jawab moral
- strategii pengajaran: pengajar harus tau karakter anak didiknya
- pemahaman kontruktivisme: anak aktif membangun dan menyusun pengetahuannya, sedangkan pengajar memberi informasi dan mendorong anak didiknya untuk eksplorasi dan berpikir kritis
- penetapan tujuan dan keahlian perencanaan intruksional
- keahlian memanage kelas: mampu mengatur kelas dalam kondisi apapun
- keahlian motivasional: mengubah pola pikir anak didik menjadi ingin tahu
- keahlian komunikasi yang baik dengan peserta didik
- kerjasama efektif dengan murid dengan latar belakang yang berbeda dari latar belakang kultural
- keahlian teknologi
APA YA PERBEDAAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DENGAN PSIKOLOGI SEKOLAH??
Psikologi Pendidikan ialah konten psikologi belajar, pengukuran, dan tes prestasi. Umumnya ada diboerguruan tingga, balitbang, dan diklat
Psikologi sekolah lebih konsen pada kegiatan mendiagnostik permasalahan di lingkungan sekolah. Psikologi pendidikan memiliki 3 tingkatan yaitu:
a. Psikodiagnostik
b. Klinis dan konseling
c. Industri dan organisasi
Sistem pendidikan berbaris e-learning. Pergeseran sistem pendidikan yang berbasis tradisional (tatap muka) menjadi tidak dibatasi oleh ruang dan waktu
Komentar
Posting Komentar